/
SEMINAR INDUSTRI PERKAPALAN NASIONAL 2025

SEMINAR INDUSTRI PERKAPALAN NASIONAL 2025

Foto bersama dalam acara Seminar Nasional Penguatan Industri Perkapalan Nasional yang diselenggarakan bersama IPERINDO di Ruang Garuda, Kementerian Perindustrian - Jakarta.

PENGUATAN INDUSTRI KAPAL NASIONAL UNTUK PENINGKATAN PERTUMBUHAN EKONOMI DAN TEKNOLOGI KAPAL MASA DEPAN

Jakarta, 11 Desember 2025 — Kementerian Perindustrian Republik Indonesia bersama Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Penguatan Industri Perkapalan Nasional dalam Mendukung Sistem Logistik Nasional dan Teknologi Kapal Masa Depan” di Ruang Garuda, Kementerian Perindustrian, Jakarta, Kamis (11/12).

Kegiatan ini menjadi forum strategis yang mempertemukan pemerintah, pelaku industri, asosiasi pelayaran, akademisi, serta stakeholder sektor maritim guna membahas langkah konkret dalam memperkuat industri perkapalan nasional sebagai salah satu pilar utama sistem logistik nasional.

Dalam seminar tersebut, hadir sejumlah narasumber dari berbagai unsur pemangku kepentingan, di antaranya Ir. Sungkono dari Direktorat Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan (ILMATE) Kementerian Perindustrian RI, Nova Y. Mugijanto selaku Wakil Ketua Umum INSA, Mochammad Idnillah selaku Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Edy Widarto sebagai Wakil Ketua Umum II IPERINDO, serta Dr. Eng. Ir. Setyo Nugroho, Dekan Fakultas Teknologi Kelautan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Seminar ini diselenggarakan sebagai respons terhadap kebutuhan penguatan industri galangan kapal nasional di tengah tantangan logistik nasional serta perkembangan teknologi kapal yang semakin dinamis. Sebagai negara kepulauan, Indonesia sangat bergantung pada transportasi laut dalam mendukung konektivitas dan distribusi barang antarwilayah. Oleh sebab itu, peningkatan kapasitas industri perkapalan nasional dinilai penting untuk menciptakan sistem logistik yang efisien, modern, dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Ketua Umum Iperindo Sampaikan Pentingnya Digitalisasi Dock Space dan Fasilitas Pendukung Galangan

Berbagai isu strategis menjadi fokus pembahasan, mulai dari penguatan kemandirian industri perkapalan, peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), revitalisasi galangan kapal nasional, hingga kesiapan menghadapi teknologi kapal masa depan. Selain itu, diskusi juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah, asosiasi, operator kapal, industri pendukung, serta institusi pendidikan dalam membangun ekosistem maritim yang kompetitif.

Dari sisi akademisi, perkembangan inovasi dan teknologi kelautan menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan daya saing industri nasional. Sementara dari perspektif industri dan operator, dibutuhkan keselarasan antara kebutuhan pasar dengan kapasitas produksi galangan dalam negeri agar keberlanjutan industri dapat terjaga.

Melalui forum ini, IPERINDO menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kolaborasi lintas sektor dalam penguatan industri perkapalan nasional. Seminar diharapkan menjadi momentum strategis untuk mempercepat transformasi industri maritim Indonesia menuju ekosistem yang lebih mandiri, inovatif, dan mampu mendukung sistem logistik nasional secara optimal.

(Sumber : Indonesia Shipbuilding Magazine)

 

Komentar

{{ reviewsTotal }}{{ options.labels.singularReviewCountLabel }}
{{ reviewsTotal }}{{ options.labels.pluralReviewCountLabel }}
{{ options.labels.newReviewButton }}
{{ userData.canReview.message }}