KERJASAMA INDUSTRI MANUFAKTUR INDONESIA – RUSSIA
— Yekaterinburg, 7 Juli 2026 — PT PCM Kabel Indonesia menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan AK Bars dalam rangkaian INNOPROM 2026 di Yekaterinburg, Rusia. Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Menteri Perindustrian Indonesia dan Menteri Perindustrian Rusia.
MoU ini bertujuan untuk mendukung peningkatan kerja sama perdagangan dan industri antara Indonesia dan Rusia, sekaligus mendorong pengembangan kerja sama bisnis antara PT PCM Kabel Indonesia dan AK Bars. Ruang lingkup kesepahaman mencakup pertukaran informasi teknis dan komersial, pengembangan produk, layanan, atau solusi, serta identifikasi potensi peluang komersial, khususnya pada bidang marine and industrial cable atau kabel untuk kebutuhan maritim dan industri. Dalam pelaksanaannya, kerja sama dapat dilakukan melalui pertukaran informasi, diskusi, kunjungan pabrik, serta negosiasi antara kedua pihak. Kesepahaman tersebut membuka ruang bagi PT PCM Kabel Indonesia dan AK Bars untuk menjajaki berbagai peluang kerja sama sesuai dengan bidang yang menjadi lingkup dokumen.

Partisipasi PT PCM Kabel Indonesia dalam penandatanganan MoU tersebut memperlihatkan keterlibatan industri penunjang nasional dalam pengembangan hubungan perdagangan, industri, dan bisnis antara Indonesia dan Rusia. Bidang kabel maritim dan industri menjadi salah satu ruang kolaborasi yang dapat dikembangkan melalui pertukaran informasi teknis dan komersial, pembahasan mengenai kebutuhan dan potensi pasar, serta pengembangan produk, layanan, atau solusi yang relevan bersama mitra industri Rusia.
Kesepahaman ini diharapkan menjadi dasar bagi komunikasi dan pembahasan lanjutan antara PT PCM Kabel Indonesia dan AK Bars untuk mengenali kebutuhan serta peluang bisnis yang relevan. Melalui pertukaran informasi, diskusi, kunjungan pabrik, hingga proses negosiasi, kedua pihak dapat memperdalam penjajakan terhadap potensi kerja sama yang telah diidentifikasi. Proses tersebut diharapkan dapat membuka jalan bagi kerja sama yang lebih konkret dan saling menguntungkan, sekaligus mendukung penguatan hubungan perdagangan dan industri antara Indonesia dan Rusia.
(Sumber: Sekretariat DPP IPERINDO)





