/
FGD PTK–IPERINDO: MEMPERKUAT SINERGI UNTUK KEMAJUAN INDUSTRI PELAYARAN NASIONAL

FGD PTK–IPERINDO: MEMPERKUAT SINERGI UNTUK KEMAJUAN INDUSTRI PELAYARAN NASIONAL

Direktur Utama PTK I Ketut Laba dalam kegiatan FGD PTK–IPERINDO di Surabaya, Kamis (23/4/2026).

BAHAS KESIAPAN DESAIN, EFISIENSI BIAYA, DAN KESEIMBANGAN

KONTRAK PEMBANGUNAN SERTA PERBAIKAN KAPAL

— Surabaya, 23 April 2026 — IPERINDO dan PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) membahas penguatan kerja sama industri pelayaran dan perkapalan melalui Focus Group Discussion (FGD) PTK–IPERINDO dan Legal Preventive Program di Surabaya, Kamis (23/4/2026). Mengangkat tema “Sinergi PTK & IPERINDO dalam Memajukan Industri Pelayaran Nasional”, forum ini mempertemukan kebutuhan pengembangan armada dengan kemampuan galangan kapal nasional.

Ketua Umum DPP IPERINDO Ibu Anita Puji Utami hadir dan menyampaikan sambutan. Kegiatan turut dihadiri Wakil Ketua Umum II DPP IPERINDO Bapak Edy Widarto serta jajaran direksi PTK, di antaranya Direktur Utama I Ketut Laba, Direktur Pemasaran Albertus Anto Budi Santosa, dan Direktur Armada Dewi Susanti.

Diskusi mencakup kesiapan desain sebelum tender, pemilihan klasifikasi kapal, pembentukan harga, pembiayaan, hingga pelaksanaan kontrak. Peserta juga menyampaikan masukan mengenai kepastian pembayaran dan penyiapan pekerjaan docking agar kerja sama dapat berjalan lebih efisien serta memberi manfaat bagi kedua pihak.

Ibu Anita Puji Utami menyampaikan sambutan dalam rangkaian FGD PTK–IPERINDO dan Legal Preventive Program.

Dalam tanggapannya, Anita menekankan orientasi pembangunan kapal pada quality, cost, delivery, yakni mutu, biaya, dan ketepatan waktu penyerahan. Ia menyampaikan bahwa peningkatan daya saing membutuhkan perbaikan manajemen produksi, kesiapan fasilitas dan peralatan, serta penguatan kerja sama antargalangan dalam pemenuhan material dan sumber daya manusia.

Anita juga menyoroti ketergantungan pada komponen impor dan kebutuhan dukungan kebijakan yang dapat membantu efisiensi biaya serta kelancaran pengadaan. Menurutnya, upaya mempercepat produksi perlu berjalan bersama pembenahan internal perusahaan dan koordinasi dengan pihak terkait.

Ketua DPC IPERINDO Jawa Timur Zacharias Santoso mengusulkan penggunaan desain teruji (proven design), sementara Ketua Umum IPERINDO Anita Puji Utami mengangkat kemungkinan pemisahan pengadaan desain dan pembangunan kapal untuk meningkatkan kesiapan teknis. Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PTK I Ketut Laba mendukung penggunaan desain teruji dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan operasional, spesifikasi pelanggan, serta persyaratan klasifikasi kapal.

Baca Juga:  PAMERAN ASIA PACIFIC MARITIME EXPO 2026, SINGAPORE

Kesiapan teknis tersebut juga perlu didukung pengaturan kontrak dan pelaksanaan pekerjaan yang baik. Perwakilan galangan menyoroti biaya jaminan, ketentuan denda, dan ketepatan pembayaran, yang ditanggapi PTK dengan membuka ruang penyempurnaan sesuai ketentuan pengadaan dan tata kelola perusahaan. Terkait target docking 15 hari, forum menekankan pentingnya pemeriksaan kondisi kapal, daftar perbaikan yang akurat, serta kelengkapan administrasi untuk mendukung kepastian jadwal dan kelancaran pembayaran.

Selain kesiapan teknis dan pelaksanaan pekerjaan, I Ketut Laba menyoroti keterkaitan harga pembangunan kapal, biaya operasional, dan tarif sewa kepada pelanggan. Pemahaman bersama mengenai komponen biaya menjadi penting agar rencana investasi dapat berjalan dan memberikan manfaat yang seimbang bagi para pihak.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Pemasaran PTK Albertus Anto Budi Santosa menekankan bahwa kecepatan pembangunan dan pemenuhan spesifikasi teknis perlu didukung harga yang kompetitif sesuai kondisi pasar. Ia mengajak pelaku industri meningkatkan efisiensi agar peluang investasi armada dan pembangunan kapal baru dapat terus berkembang.

Ibu Anita Puji Utami bersama Direktur Utama PTK I Ketut Laba dalam momen penyerahan cendera mata pada FGD PTK–IPERINDO.

FGD ini menjadi ruang bagi PTK dan IPERINDO untuk menghimpun masukan langsung mengenai kebutuhan serta kendala kerja sama. Pembahasan diharapkan dapat diteruskan melalui koordinasi teknis dan komersial, sehingga peningkatan efisiensi berjalan seiring dengan kepastian proses, keseimbangan hubungan kerja, dan penguatan industri perkapalan nasional.

Ketua Umum DPP IPERINDO Ibu Anita Puji Utami dan Wakil Ketua Umum II DPP IPERINDO Bapak Edy Widarto bersama jajaran direksi PT Pertamina Trans Kontinental dalam FGD PTK–IPERINDO di Surabaya, Kamis (23/4/2026).

 

(Sumber: Sekretariat DPP IPERINDO)

Komentar

{{ reviewsTotal }}{{ options.labels.singularReviewCountLabel }}
{{ reviewsTotal }}{{ options.labels.pluralReviewCountLabel }}
{{ options.labels.newReviewButton }}
{{ userData.canReview.message }}