/
HALAL BIHALAL DAN FGD IPERINDO JAWA TIMUR: PERKUAT DAYA SAING GALANGAN KAPAL

HALAL BIHALAL DAN FGD IPERINDO JAWA TIMUR: PERKUAT DAYA SAING GALANGAN KAPAL

Ketua Umum DPP IPERINDO Anita Puji Utami menyampaikan pemaparan sebagai narasumber dalam FGD dan Halal Bihalal Anggota DPC IPERINDO Jawa Timur di Hotel Royal Regantris Cendana Surabaya, Selasa (14/4/2026).

KETUA UMUM DPP IPERINDO SAMPAIKAN SAMBUTAN DAN PAPARAN, DORONG SINERGI PEMERINTAH, RISET, DAN PELAKU INDUSTRI

Surabaya, 14 April 2026 — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) IPERINDO Jawa Timur menyelenggarakan Halal Bihalal Anggota yang dirangkai dengan Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Royal Regantris Cendana, Surabaya, Selasa (14/4/2026). Ketua Umum DPP IPERINDO Anita Puji Utami hadir memberikan sambutan sekaligus menjadi narasumber dalam forum yang membahas penguatan industri maritim dan daya saing galangan kapal Jawa Timur.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak pada Maret 2026 mengenai penguatan industri maritim melalui efisiensi pelabuhan dan sinergi pemerintah dengan pelaku usaha. Fokus pembahasannya ditegaskan melalui tema “Peningkatan Daya Saing Galangan Kapal Jawa Timur dalam Kompetisi Regional”.

Selain mempererat silaturahmi setelah Idulfitri 1447 H, forum ini menjadi ruang untuk mempertemukan kebutuhan pelaku industri dengan perspektif kebijakan dan hasil riset. Pembahasan diarahkan pada tantangan biaya material, rantai pasok, teknologi, sumber daya manusia (SDM), serta persaingan dengan galangan di kawasan lain, termasuk Batam dan Tiongkok.

Suasana sesi diskusi FGD DPC IPERINDO Jawa Timur yang mempertemukan narasumber dan peserta untuk membahas penguatan industri maritim, perizinan, serta kebutuhan pelaku usaha di Surabaya, Selasa (14/4/2026).

Ketua Umum DPP IPERINDO Anita Puji Utami menyampaikan perspektif asosiasi industri perkapalan nasional sekaligus memperkenalkan profil keanggotaan IPERINDO yang mencakup galangan kapal, industri penunjang, lembaga klasifikasi, dan konsultan. Kehadirannya memperkuat sinergi antara agenda organisasi di tingkat pusat dan kebutuhan anggota di Jawa Timur.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Dr. Iwan, S.Hut., M.M., memaparkan arah pengembangan industri maritim Jawa Timur, termasuk tantangan rantai pasok, kapasitas produksi, teknologi, dan kompetensi SDM. Dukungan pemerintah daerah meliputi pengembangan komponen kapal, pendampingan sertifikasi TKDN, pendidikan vokasi, standardisasi, serta perluasan akses pasar dan kemitraan untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri.

Baca Juga:  INNOPROM 2026 RUSSIA: FORUM BISNIS

Sementara itu, Prof. Buana Ma’ruf dari BRIN, yang juga merupakan Dewan Pembina DPC IPERINDO Jawa Timur, menyampaikan hasil kajian dan strategi penguatan industri kapal. Rekomendasinya mencakup pembentukan klaster industri, penguatan kerja sama antarpelaku usaha, standardisasi produk, serta peningkatan teknologi dan pengelolaan produksi agar galangan mampu menangkap peluang peremajaan armada dan pembangunan kapal baru.

Paparan tersebut turut menyoroti pemanfaatan hasil riset BRIN untuk meningkatkan produktivitas, mutu, dan ketepatan penyelesaian pekerjaan, serta peluang pengembangan galangan ramah lingkungan dan daur ulang kapal. Sinergi pemerintah, asosiasi, pelaku industri, dan akademisi menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing industri perkapalan secara berkelanjutan.

Foto bersama Ketua Umum DPP IPERINDO Anita Puji Utami, jajaran DPC IPERINDO Jawa Timur, narasumber, dan peserta FGD serta Halal Bihalal di Hotel Royal Regantris Cendana Surabaya, Selasa (14/4/2026).

Diselenggarakan oleh DPC IPERINDO Jawa Timur di bawah kepemimpinan Zacharias Santoso, Halal Bihalal dan FGD ini menjadi wadah bagi anggota untuk menyampaikan aspirasi dan kendala di lapangan. Diskusi menyoroti arah pengembangan maritim Jawa Timur, tumpang tindih perizinan, serta perlunya kebijakan yang mengakomodasi kebutuhan galangan, industri penunjang, dan konsultan.

Penyelenggara mengapresiasi dukungan Bank Syariah Indonesia, Jayaditya, Jotun, PT Dok Pantai Lamongan, PT Adiluhung Sarana Segara Indonesia, PT Dumas Tanjung Perak Shipyards, PT Surya Segara Safety Marine, dan PT Bintang Perkasa. Kegiatan ini diharapkan mempererat kebersamaan serta memperkuat sinergi pemerintah, lembaga riset, asosiasi, dan pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing industri perkapalan Jawa Timur.

 

(Sumber : Sekretariat DPP IPERINDO)

Komentar

{{ reviewsTotal }}{{ options.labels.singularReviewCountLabel }}
{{ reviewsTotal }}{{ options.labels.pluralReviewCountLabel }}
{{ options.labels.newReviewButton }}
{{ userData.canReview.message }}

Informasi Liannya

Bulletin
(4)
Event
(17)
Exhibition
(12)
Foto
(1)
IPERINDO News
(47)
Journal
(2)
Member News
(12)
Presentations
(1)
Publication
(0)
Regulation
(5)
Seminar
(4)
Stakeholder News
(8)
Training
(2)
Workshop
(3)